Gelitik – Di era globalisasi, bank dan masyarakat tidak dapat dipisahkan. Mulai dari pembayaran gaji, jual-beli, kirim-terima uang, dan kredit bagi yang butuh tambahan dana.

Banyak calon nasabah yang merasa bingung dalam menentukan bank mana yang memberikan fasilitas pinjaman dengan fitur paling menguntungkan, dalam arti memberikan kemudahan serta ringan angsurannya.

Banyak juga nasabah kredit yang merasa ditipu bank di kemudian hari. Alangkah baiknya bila kita bijaksana sejak awal, sehingga tidak ada penyesalan. Jangan segan untuk bertanya. Sesuai kata pepatah, “malu bertanya sesat di Jalan”. Beberapa point pertimbangan adalah :

1. Bunga fix (tetap) atau floating (berubah-ubah)?

Jika fix artinya tingkat suku bunga tetap sampai lunas. Jika floating, tingkat suku bunga berubah menyesuaikan suku bunga yang berlaku. Pastikan, jangan sampai kita kaget karena angsuran semakin besar.

2. Sistem bunga flat, efektif, atau anuitas?

Kalau bicara tentang sistem bunga, artinya kita bicara tentang komposisi pokok dan bunga yang kita bayar setiap bulan. Jangan sampai kita terkejut mengetahui pokok hutang sangat sedikit berkurang padahal sudah di angsur lama, padahal sudah jelas sistem bunganya anuitas.

3. Tanya angsuran-nya, jangan bunganya.

Sebagai contoh:

Bank A memberi kredit 120 juta selama 2 tahun dengan bunga 10 persen, angsurannya 6 juta rupiah. Sedangkan bank B juga memberi kredit 120 juta dengan bunga 10 persen, angsurannya hanya 5,6 juta.

Besar pinjaman sama, besarnya bunga sama, kenapa angsuran-nya berbeda?

Baca juga : Bisnis Di Kampung, Kenapa Tidak ??

Karena sistem bunganya berbeda.

Jadi lebih baik tanyakan besar angsuran, daripada besarnya bunga. Karena yang bisa kita bandingkan adalah angsuran-nya bukan bunganya.

4. Mintalah tabel simulasi angsuran sampai lunas.

Dengan begitu kita bisa tahu, berapa dana yang kita keluarkan dialokasikan untuk mengurangi pokok dan membayar bunga. Kita juga tahu sisa hutang kita setiap bulannya. Jadi tidak ada kata “terkejut” di kemudian hari.

5. Tanya berapa denda atau pinalty

Tanya berapa denda atau pinalty ketika hendak melakukan penutupan kredit sebelum waktunya atau dipercepat. Jangan sampai kita harus membayar seluruh bunga jika ingin melunasi secepatnya. Itu rugi besar.

6. Baca dengan sungguh-sungguh perjanjian kredit sebelum ditandatangani.

Sebelum ditandatangani, kita berhak memutuskan apakah kita jadi atau tidak mengambil fasilitas kredit tersebut. Namun, apabila kita sudah tanda tangan, artinya telah setuju dan tunduk pada ketentuan bank.

Namun penting untuk di ketahui, menggunakan kredit harus jadi pilihan terakhir. Upayakan cara-cara lain dalam memperoleh modal usaha selain dari bank. Namun bila memang sudah tidak ada jalan, maka bijaklah dalam memilih dan menggunakan kredit perbankan (Penulis Oleh : Vika Ardiyanti)