Home > Otomotif > Cara Mengatasi Overhead Pada Mesin Mobil, Periksa Bagian Berikut !!

Cara Mengatasi Overhead Pada Mesin Mobil, Periksa Bagian Berikut !!

Overhead Pada Mobil

Gelitik.com – Masalah overhead atau panas mesin kendaraan sering dialami oleh sebagian pengguna mobil, bahkan bisa jadi kamu juga pernah mengalaminya. Overhead tidak hanya sering menimpa pada mobil tua atau mobil bekas namun mobil baru pun terkadang mengalami masalah ini.

Biasanya overhead di pengaruhi oleh komponen-komponen pendingin mesin yang mengalami kerusakan. Sehingga penting untuk senantiasa memeriksa komponen pendingin dari mobil kamu sebelum kamu gunakan apalagi untuk perjalanan yang cukup jauh.

Selain menyiapkan surat-surat kendaraan dan perangkat keamanan seperti rem dan tanda-tanda kendaraan, bagian ini termasuk penting untuk kamu cek. Karena bisa jadi overhead di tengah jalan bisa membuat perjalanan kamu terhambat dan jadi masalah serius.

Cara Mengatasi Overhead Pada Mesin Mobil, Periksa Bagian Berikut !!

#Periksa Kipas Pendingin Radiator

Lakukan pemeriksaan pada bagian kipas radiator terlebih dahulu yaitu dengan mendeteksi beberapa bagian penting dari kipas itu sendiri. Setidaknya ada 3 bagian penting dari kipas radiator yaitu, dinamo motor, Daun kipas dan bak kipas.

Untuk memeriksa dinamo motor adalah dengan memeriksa kabel listriknya apa terhubung dengan baik, kemudian melakukan pemeriksaan putaran dengan melihat putaran kipas. Kalau kabel terhubung baik tapi kipas tidak menyala atau putaran kipas lambat maka mungkin dinamo motor kipas kamu perlu untuk di ganti.

Bila dinamo dalam keadaan baik maka selanjutnya adalah periksa daun kipas. Caranya bisa dengan memeriksa satu persatu daun kipas tersebut atau dinyalakan. Jika bergetar cukup keras pada bagian rumah kipas maka mungkin daun kipas kamu bermasalah dan butuh di ganti.

Bila Dinamo dan daun kipas dalam keadaan baik biasanya rumah kipas yang berpengaruh. Namun rumah kipas tidak terlalu memiliki efek yang berarti bila tidak terjadi kerusakan parah. Caranya melakukan pemeriksaan adalah dengan melihat kondisi rumah kipas, bila fungsinya telah berkurang, dimana angin yang di ambil lebih banyak selain melalui kisi-kisi radiator maka rumah kipas kamu butuh penggantian

#Periksa Air Radiator

Jangan pernah periksa air radiator dalam keadaan panas. Pemeriksaan ini adalah dengan membuka penutup radiator dan melihatnya secara langsung. bila bagian tabung atas radiator kering maka di pastikan sistem pendingin mesin mobil kamu mengalami kekurangan air.

Hal ini mungkin di sebabkan penutup radiator mengalami kerusakan dan tidak berfungsi dengan baik. Sehingga suplai air dari bak cadangan air tidak dapat diserap dengan baik.

Baca juga : Tips Membeli Mobil Bekas Wajib Kamu Ketahui

#Periksa Selang-Selang Radiator

Coba cek bagian selang radiator kendaraan kamu. Salah satu penyebab kendaraan sering mengalami panas mesin adalah terjadinya kekurangan air pada bagian sirkulasi pendingin mobil. Berkurangnya air pada bagian pendingin mesin ini biasanya di sebabkan adanya kebocoran pada bagian selang yang memang sangat rapuh. Apalagi bagian selang yang berasal dari mesin menuju ke radiator yang paling banyak di lalui cairan panas.

Caranya cukup mudah yaitu dengan memperhatikan selang satu persatu dan melihat apa ada semacam cairan yang keluar. Walau hanya lubang kecil, bisa jadi ini adalah salah satu penyebab mesin kamu cepat panas. Karena saat mesin dalam keadaan hidup apalagi dengan kondisi putaran mesin yang tinggi, maka akan membuat tekanan air meningkat bersamaan dengan suhu panas yang timbul dari masin.

Tekanan yang kuat akibat panas dan putaran mesin yang tinggi mampu membuat lubang sekecil jarum mampu menyemprotkan air pendingin dengan sangat banyak yang berpotensi membuat mesin kamu kekurangan air dalam sistem pendinginnya.

#Periksa Pompa Air Radiator

Komponen berikutnya adalah dengan memeriksa pompa air radiator. Salah satu komponen penting dalam sistem pendingin mesin mobil. Sebelum melakukan pengecekan pada komponen ini pastikan mesin dalam keadaan mati dan suhu mesin dingin. Penting untuk di ingat, Jangan membuka radiator dalam kondisi mesin dan radiator panas sebab itu sangat berbahaya.

Setelah memastikan mesin dan radiator dalam keadaan dingin, maka buka tutup radiator mobil kamu. Setelah itu nyalakan mesin mobil kemudian naikkan putaran mesin dengan menekan pedal gas atau menarik tuas gas yang ada pada bagian karburator kendaraan.

Perhatikan lubang radiator yang kamu buka tadi, bila terlihat air mengalir dengan cepat atau lambat, maka berarti tidak ada masalah dengan pompa air pendingin mesin. Namun bila air tidak berputar sama sekali maka bisa di pastikan pompa air radiator mobil kamu mengalami masalah.

#Periksa Radiator Kendaraan

Selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan terhadap Radiator kendaraan. Radiator adalah tempat dimana kita masukkan air radiator yang juga berfungsi sebagai alat pendingin suhu air dengan bantuan kipas radiator.

Cara ini hampir sama dengan cara memeriksa pompa air pendingin mesin, yaitu dengan melihat ke bagian lubang radiator.

Cuma analisa yang sedikit berbeda, bila terlihat air tidak mengalir saat kita menaikkan putaran mesin dengan cara menambah tekanan pedal gas atau tuas yang berada pada bagian karburator, atau kecil sekali aliran air maka di pastikan radiator yang mengalami masalah buntu atau tersumbat.

Selain masalah tersumbat, masalah kebocoran juga sangat sering terjadi pada bagian radiator. Caranya dengan melihat bagian kisi-kisi pada radiator tersebut. Bila ada rembesan air maka di sarankan untuk mengatasinya.

Untuk mengatasi masalah tersumbat demikian juga bocor pada radiator adalah dengan melakukan pembersihan yang harus di bawa ke bengkel radiator.

#Periksa tutup Radiator

Salah satu masalah yang menyebabkan mesin panas pada mobil terkadaang ada hal yang di anggap sepele. Contohnya adalah tutup radiator. Siapa sangka bahwa tutup radiator bisa mempengaruhi panas pada mesin kendaraan.

Untuk memeriksanya cukup mudah yaitu dengan melakukan pemeriksaan terhadap bagian pegas yang biasanya sudah tidak elastik akibat berkarat sehingga tidak bisa membuang suhu panas bila terjadi kenaikan suhu dalam air radiator.

Selain pegas, terdapat sebuah karet yang juga perlu untuk di lakukan pemeriksaan. Karena mungkin karet yang sudah lama di gunakan hingga daya elastis sudah tidak ada bahkan terkadang kaku. Hal ini dapat menyebabkan radiator tidak mendapat suplay air yang cukup bila terjadi kekurang air dalam mesin.

#Periksa Bak Cadangan Air

Sebaiknya untuk sering melakukan pemeriksaan terhadap bagian cadangan air radiator. Bak cadangan ini biasanya terletak pada bagian samping mesin yang mempunyai selang yang terhubung dengan radiator yang berada pada bagian tutup radiator.

Bak air cadangan ini memiliki ukuran minimal dan maksimal, karena bak ini memiliki fungsi, selain sebagai cadangan air saat radiator butuh tambahan juga menjadi bak penampungan ketika radiator mengalami kelebihan air akibat tekanan panas.

Selain itu juga memiliki fungsi untuk menambahkan air radiator agar tutup radiator kamu tidak cepat rusak akibat seringnya buka dan tutup.

Demikian artikel kali ini mengenai Cara Mengatasi Overhead Pada Mesin Mobil, yang kami harap bisa jadi wawasan tambahan buat kamu. Jangan lupa untuk berlangganan email untuk setiap artikel baru dan juga membagikaan ke sosial media kamu, terima kasih !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *