Gelitik – Menikah memang bukan tentang sebuah kompetisi, siapa cepat dia dapat. Karena manusia harus yakin bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan pasangan yang telah disiapkan.

Banyak yang takut menikah muda karena berbagai alasan. Salah satu alasan yang paling sering di ungkapkan adalah karena hidup belum mapan. Padahal, hidup mapan belum tentu menjamin kebahagiaan.

Kebanyakan juga alasan yang mengatakan bahwa belum mau menikah karena ingin menikmati masa muda. Masa muda yang bagaimana ? yang masih ingin gonta-ganti pasangan ? Masa muda tanpa keterikatan ? Atau masa muda tanpa tujuan yang jelas.

Bagi yang belum menikah, tentu tidak tau bagaimana sebuah rasa pernikahan. Rasa takut masih menghantui mereka. Padahal ketakutan mereka sama sekali tak beralasan.

Banyak orang yang gagal dalam pernikahan mereka yang menajalani nikah muda, namun penting di ketahui bahwa orang yang berhasil jauh lebih banyak.

Memang karena sesuatu itu yang di ekspose hanya kebanyakan kekurangan-kekurangan dan melupakan kelebihan atau kebaikan-kebaikan.

Yang di ekspose hanya soal KDRT, Perceraian namun mereka lupa memberitakan tentang keberhasilan dalam membina rumah tangga dengan nikah muda. Ya.. itulah media kita saat ini.

nikah muda _ Siapa takut !

Lalu apa saja nilai positif dari nikah muda.

1. Terhindar dari Dosa

Jika menikah di usia muda dimana rasa penasaran dengan hal tabu pasti akan terobati. Kamu tidak perlu sembunyi berduaan dengan istri atau suami kamu.

Tidak ada rasa kuatir kamu ada di kamar berduaan. Beda kalau bukan pasangan halal pasti langsung jadi perbincangan, paling apes di grebek satpol PP.

Karena kalian sudah jadi pasangan halal, tentu tidak ada lagi batas antara kalian. Dan hal-hal yang dianggap tabu tidak lagi jadi perkara dosa, malah jadi ladang pahala.

2. Jadi orang yang Lebih Bertanggung Jawab

Biasanya ketika telah menikah, kamu akan menjadi lebih bertanggung jawab. Kamu mulai mengenal makna hidup yang sepenuhnya.

Kamu akan mulai menjaga sikap dan menjaga jarak dengan yang bukan pasangan halal kamu. Selain itu, kebiasaan buruk kamu pun akan mulai kamu tinggalkan dengan adanya rasa tanggung jawab pada diri kamu.

Dengan kesadaran bahwa kamu sudah memiliki tanggung jawab masing-masing, tentu kamu akan menjaga sikap, tidak hanya pada pasangan, namun juga pada orang-orang di sekitar kamu.

3.Rejeki jadi lebih lancar

Seorang yang telah berkeluarga, pasti akan berkata bahwa rejekinya lebih lancar setelah menikah. Cobalah tanya dan lakukan survei sendiri, dengan bertanya pada orang-orang yang telah menikah.

Jangan bertanya pada media apalagi google, karena bagi media, tak peduli apa yang benar, tapi mereka lebih peduli pada apa yang kamu cari.

Baca Juga : Pertengkaran Pasturi Sudah Biasa, Berikut Tips Mencairkannya

Bila kamu mencari kesalahan maka akan banyak sekali bertebaran artikel tentang bahaya menikah muda, namun bila mencari artikel positif tentang nikah muda maka kamu hanya mendapatkan sebagian kecil artikel saja. 

4. Lebih Dihargai Orang

Kebanyakan orang yang telah menikah akan di hargai dan dihormati orang. Diperlakukan sebagai orang yang wajib di dengar pendapatnya.

Saat telah menikah, orang tidak lagi memandang usia namun memandang status sosial. Orang yang telah menikah memiliki posisi lebih ditengah-tengah masyarakat.

Berbeda dengan yang belum menikah, walau usia kamu sudah berumur, status sosial kamu di masyarakat belum lah mendapat tempat layak dan masih di anggap sebagai pemuda biasa.

5. Emosi Lebih Terkontrol

Bagi orang yang telah menikah, maka emosi lebih dapat di kendalikan. Karena adanya rasa tanggung jawab akan keluarga, maka setiap tindakan akan dipikirkan masak-masak.

Masih banyak sekali nilai positif dari nikah muda. Cuman saja banyak di antara kita yang terpengaruh dengan pemberitaan buruk media soal nikah muda.

Padahal bila membandingkan nilai positif dan nilai negatif dari nikah muda, nilai positifnya terlalu banyak.

Jangan takut untuk menikah muda, namun takut lah dengan dosa hubungan pranikah (pacaran).