Gelitik – Jomblo, apa itu jomblo ?, Jomblo adalah status yang disematkan pada seorang yang tidak memiliki pasangan. Sedangkan pranikah adalah status dimana seorang belum menikah.

Jadi Jomblo pranikah adalah status seseorang yang belum menikah dan tidak memiliki pasangan (Pacar).

Saat ini status Jomblo seakan di paksa menjadi sebuah status rendah, hina dan selalu jadi bahan ejekan. Namun yang lebih disayangkan lagi karena banyak pemuda dan remaja negeri ini yang meng-amin-i hal tersebut.

Jomblo Pranikah Anugerah Atau Musibah

Padahal bila kita melihat dengan bijak bahwa menjadi jomblo itu nilai positif-nya lebih banyak ketimbang nilai negatif-nya

Jadi seorang jomblo, kalau malam minggu hanya bisa menangisi diri sendiri.

Merasa bangga bisa keluar malam dengan pacar malam mingguan, di bawah entah kemana. Walau pun tidak macam-macam, pandangan negatif akan selalu mengikuti.

Sedangkan bagi seorang jomblo, tinggal di rumah, nonton TV atau belajar walau faktanya tidak demikian, orang-orang akan tetap menganggap demikian. Nilai postifnya sangat besar.

Jadi siapa seharusnya yang menangisi diri sendiri ?

Kasihan para jomblo tidak ada tempat berbagi dan curhat

Siapa bilang jomblo tidak memiliki tempat berbagi dan tempat curhat. Para jomblo akan bergabung dalam komunitas mereka, membicarakan hal-hal positif.

Lebih penting di masa muda membangun wawasan dan pengetahuan dari pada membangun hubungan yang tidak jelas bagaimana akhirnya, bukan demikian ?

Namun berbeda dengan mereka yang non-jomblo, dalam komunitas mereka mungkin ada positifnya, namun lebih banyak negatifnya. Biasanya hanya mengarah pada kegiatan persaingan antar pasangan.

Persaingan seperti, siapa yang sudah ini itu, sudah berapa kali ganti pasangan dan lain-lain. Apa ini yang mau dibanggakan ?

Tragis benar nasib para jomblo tak bisa memadu kasih.

Bagi para jomblo, tentu tidak akan ada kesempatan untuk memadu kasih. Memadu kasih pada siapa ??. Tapi penting di ketahui bahwa memadu kasih dengan tidak halal adalah dosa.

Baca juga : Cantik Itu Relatif, Klo Cari Pasangan Baiknya Seperti Ini, Berbagi Pengalaman

Maka seharusnya yang kasihan itu adalah non-jomblo, tiap hari panen dosa dan tragisnya malah bangga dengan dosa.

Jomblo itu hidupnya tidak bahagia dan mengenaskan.

Kehidupan para jomblo itu tidak bahagia, benar !! Karena jomblo tidak memiliki beban pikiran. Bagi para Jomblo lebih baik memikirkan hal penting seperti masa depan, pendidikan dan kesuksesan.

Berbeda dengan non-jomblo yang hidupnya bahagia. Saat chat tidak dibalas sama pacar ngambek, di telpon tidak di angkat malah nangis, akhirnya kepikiran macam-macam sampe tidak bisa tidur.

Pikiran dan fokus para non-jomblo di kuras hanya urusan pacaran, apalagi diputusin hingga frustasi, stres dan targisnya mencoba bunuh diri. Apakah ini yang di sebut hidup bahagia ? Coba pikir !

Para non-jomblo pun akhirnya tidak dapat memikirkan masa depan mereka. Pendidikan mereka dari segi gelar tinggi namun wawasan mereka tak seindah ekspektasi.

Ketika Jomblo Tidak lagi Jomblo maka mereka akan bahagia luar biasa.

Ketika jomblo melepas gelar jomblo-nya dengan menikah (bukan pacaran yang tak jelas masa depannya) mereka akan lebih bahagia.

Ya, karena mereka baru merasakan yang namanya pacaran halal. Para mantan jomblo akan menikmati sensasi pacaran halal, tanpa takut di gunjing orang. Selain itu mereka memetik pahala bukan dosa tiap memadu kasih.

Baca juga : Kehabisan Ide Menulis ? Coba Tips Berikut ini

Lalu bagaimana nasib non-jomblo pranikah ? Menikah dengan pacar-nya, sudah biasa ketemu jadi bosan, pacaran setelah nikah pun rasanya hambar.

Karena dulu kebiasaan gonta-ganti pacar, kemungkinan rumah tangga ancur sangat besar. Dan dalam keluarga pun sudah tidak ada lagi mesrah-mesrahnya.

Jadi, apa para pemuda dan remaja negeri ini masih ingin menganggap jomblo itu musibah ?? atau sudah berfikir waras kalau jomblo adalah anugerah ??

Jangan mau di bodohi dengan pengaruh gaya hidup negatif, jadi lah orang positif dengan gaya hidup yang baik. Silahkan berkomentar !