Revolusi Mental Jokowi Tak Jelas, Amien Rais Luncurkan Buku Revolusi Moral

Posted on Jan 11 2019 - 11:30am by Admin
Revolusi Mental Jokowi Tak Jelas, Amien Rais Luncurkan Buku Revolusi Moral
Amin Rais Luncurkan buku revolusi Moral Foto : Kanigoro Newsline

Gelitik – Amien Rais meluncurkan buku yang disebutnya sebagai kritik terhadap program Revolusi Mental yang digaungkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Buku setebal 76 halaman itu diberi judul Amien ‘Hijrah: Selamat Tinggal Revolusi Mental, Selamat Datang Revolusi Moral’.

“Jadi menurut saya, Revolusi Mental Pak Jokowi itu memang tidak jelas, tidak ada dokumen autentik yang sebetulnya,” kata Amien saat peluncuran buku itu di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat dilansir dari detik.com (11/1/2019).

Ketua Dewan Kehormatan PAN itu menyebut tidak adanya dokumen autentik untuk Revolusi Mental dari Jokowi karena tidak ada dokumen otoritatif dari pemerintah. Amien menyebut mental sebagai sebuah sikap yang muncul dari suasana batin kejiwaan seseorang, sedangkan moral adalah kemampuan seseorang membedakan suatu hal yang baik dan buruk.

Sejumlah tokoh hadir dalam peluncuran buku itu, di antaranya Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo, dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) Chusnul Mar’iyah, dan aktivis HAM Natalius Pigai. Masing-masing dari tokoh itu berkomentar tentang isi buku Amien tersebut.

“Saya kaget. Kaget artinya Pak Amien Rais mau membenamkan, mau menutup, mengubur, apa yang namanya ‘Revolusi Mental’. Jadi dengan munculnya revolusi moral ini merupakan pembaharuan lebih baik, lebih maju, lebih bermartabat, lebih berdaulat sebagai manusia dibandingkan revolusi mental,” ujar Pigai.

Sementara itu, Chusnul menilai era Revolusi Mental justru memunculkan hal-hal seperti politik uang, buta aksara moral, distorsi wacana kebangsaan, hingga islamofobia. Dia menyebut di era Revolusi Mental, muncul persekusi terhadap ulama.

“Di era Revolusi Mental-lah para ulama dipersekusi. Ini demokratis atau persekusi? Civil and political liberties-nya di mana? Ini jadi persoalan,” kata Chusnul.

Baca juga : Kisah Kakak Beradik Tinggal Dikandang Kerbau di Tengah Hutan

Sedangkan Dradjad mengomentari Revolusi Mental telah gagal dari sisi ekonomi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan.

“Selain karena janji-janji banyak yang tidak dipenuhi, tapi selain esensi dari bukunya Pak Amien ini itu adalah unsur ketidakadilan ekonomi sangat luar biasa terjadi. Di dalam buku Pak Amien ini, salah satu unsur kunci dari revolusi moral adalah kita memberantas ketidakadilan,” tutur Dradjad.

Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul “Amien Rais Luncurkan Buku Revolusi Moral: Revolusi Mental Jokowi Tak Jelas

Leave A Response