Proses nikah baru di katakan sah setelah si Pria mengucapkan Ijab Qobul. Ya, mungkin bagi sebagian orang Ijab Qobul hanya sebuah ikrar pernyataan. Hanya sebagai tanda bukti kalau ia menikahi seorang wanita.

Namun tahukah kalian makna yang ada dalam Ijab Qobul?

Ternyata ada makna yang sangat besar dalam Ijab Qobul yang tidak pernah di perhatikan oleh orang baik yang telah menikah atau yang belum menikah.

1. Ijab Qobul bermakna saya akan meninggalkan sifat lajang saya

Pasangan Lajang Via Vimale.com

Menjadi pria single dengan pria beristri tentu memiliki sifat berbeda. Bila saat lajang, mata pria sering melirik wanita ini dan itu. Masih bisa memikirkan beberapa wanita sebagai pilihan untuk di jadikan pasangan dalam mengarungi hidup.

Berbeda dengan pria beristri, tentunya sifat lajang akan mulai di tinggalkan. Tidak lagi boleh melirik wanita lain, takutnya hati kesambet dan terjadi perselingkuhan. Demikian juga soal penghasilan, bila dulu kamu bebas menggunakan semaunya, sekarang tidak bisa lagi sekehendak hati.

Sedangkan bagi wanita yang menerima ijab qobul bermakna ia menyatakan akan meninggalkan sifat lajangnya dengan tidak lagi mencari perhatian pada laki-laki lain. Atau ketika ingin bepergian maka harus ditemani suaminya, minimal meminta izin kepada si suami.

Tidak boleh lagi menggunakan sifat lajangnya dimana masih merasa sendiri, tidak punya tanggung jawab dan beban dan tidak terikat dengan satu ikatan suci.

2. Ijab Qobul sebagai Izin saling menghalalkan

Pasangan halal via Cari News

Bicara soal menghalalkan maka kita sudah tau arah pembahasannya kemana. Ijab Qobul ini menjadi sebuah Izin bahwa kalian telah menjadi pasangan halal.

Yang di pertanyakan, ini adalah Izin dari mana?. Tentu saja ini adalah Izin dari Tuhan, ijab qobul bukan surat pernyataan tapi sebuah ikrar atau janji yang di ucapkan dengan perkataan.

Secara gamblang Ijab Qabul bermakna bagi laki-laki “Telah ku halalkan kemaluan seorang wanita untuk kemaluan ku atas nama Tuhan”. Dan bagi wanita bermakna “telah kuhalalkan kemaluan ku bagi kemaluan seorang laki-laki atas nama Tuhan”.

Lihat teks akhirnya, “Atas Nama Tuhan“, artinya bila terjadi penghianatan dalam hubungan suami istri yang dilakukan suami atau istri, secara lahir ia menghianati istri atau suaminya, namun secara hakikat ia telah menghianati perjanjiannya dengan Tuhan.

Itulah mengapa dalam Islam, penghianatan yang dilakukan suami atau istri hukumannya berat di banding dengan hukuman bagi mereka yang belum menikah.

Bagi yang belum menikah biasanya menghadapi hukuman rajam berupa cambukan 100 kali, itu bagi yang belum menikah. Bagimana dengan yang sudah menikah ?

Bagi yang telah menikah maka ia akan di rajam dengan cara di benamkan kedalam tanah dan hanya tersisa bagian kepala yang tidak terbenam, kemudian ia di lempari dengan batu sampai mati.

Ada juga yang di masukkan dalam kerangkeng seukuran tubuhnya lalu dilemparkan kedalam air hingga ia bisa meronta namun tak bisa naik ke permukaan.

Apa ini kejam, coba bayangkan bila kamu perjanjian kamu dihianati, sakit tidak? apalagi ini adalah perjanjian dengan Tuhan, bila Tuhan saja bisa kamu hianati apalagi manusia, jadi menurut kamu hukuman ini pantas ?? ya sangat pantas.

3. Ijab Qabul jadi Pernyataan siap memikul beban berkeluarga

Menyuap Istri via Master Berita

Mungkin kamu pernah membaca artikel sebelumnya yaitu Siapkan Diri Sebelum Nikah, Jangan Terbayang Enaknya Saja. Nah itulah mengapa mengetahui kewajiban dan hak dalam berkeluarga itu penting.

Dengan mengikrarkan Ijab Qobul, bagi laki-laki juga termasuk pernyataan siap menanggung hidup wanita yang dinikahinya dengan memberinya nafkah. Sedangkan bagi wanita menjadi pernyataan bahwa ia siap melayani suaminya dengan sepenuh hati.

Bagi laki-laki yang ingkar dengan tidak memberi nafkah pada istri dan keluarga akan menjadi catatan dosa karena ia telah ingkar atas ikrarnya kepada Tuhan.

Sedangkan bagi wanita yang tidak mau melayani suaminya dan tidak mau patuh adalah sifat pembangkangan terhadap ikrar Ijab Qobul yang telah ia terima dan juga dicatat sebagai satu dosa.

Bagi yang belum menikah baiknya untuk mengetahui tentang sakralnya Ijab Qobul, jangan terjebak pada pergaulan bebas karena harga kehormatan kalian itu senilai dengan sebuah ikrar dengan Izin Tuhan, bukan permainan atau pun gurauan.

Sedangkan bagi yang telah menikah, Ijab Qobul yang kalian ikrarkan bukan sekedar pernyataan di muka umum, namun sebuah perjanjian suci antara Kalian dengan Tuhan.

Menghinati perjanjian Ijab Qobul bukan lah menghianati pasangan, namun hakikatnya adalah menghianati perjanjian dengan Tuhan. Maka wajarlah dosanya sangat besar.